Pengasuh dan tentara di Taman Kanak-kanak Kedua Yan’an mengawal 136 anak melewati wilayah yang dilanda perang menuju tempat yang aman. Menghadapi tembakan, kondisi yang keras, dan bahaya yang terus-menerus, mereka mengorbankan segalanya untuk melindungi anak-anak, sehingga memunculkan “Pawai Panjang Anak-Anak” yang legendaris dan semangat keberanian serta pengabdian yang abadi yang hidup hingga saat ini.